
Jalur Wsata Pantai Gesing-Legundi Dinormalisasi, Mobilitas Warga makin Nyaman
detakIndonesia.online GUNUNGKIDUL,
Akses menuju kawasan wisata Pantai Gesing, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, DIY, terus dibenahi. Jalur wisata dari Dusun Legundi, tepatnya kawasan perempatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), hingga Pantai Gesing kini menjalani normalisasi untuk meningkatkan keselamatan sekaligus kenyamanan pengguna jalan.
Pekerjaan normalisasi telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan dan dijadwalkan rampung pada 12 September 2026. Penanganan jalur dilakukan dengan mengerahkan dua alat berat beserta tim operator untuk memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya dinilai memiliki sejumlah titik dengan lebar terbatas, tikungan tajam, serta kontur naik-turun yang cukup ekstrem.
Lurah Girikarto, Sumardiyono, mengatakan pembenahan jalur tersebut dilakukan karena akses Legundi–Pantai Gesing merupakan salah satu jalur penting yang digunakan masyarakat maupun wisatawan. Pernyataan itu disampaikan Sumardiyono saat ditemui awak media di salah satu warung makan di Dusun Bedug, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang.
Menurutnya, kondisi jalan sebelum dinormalisasi berpotensi menyulitkan pengguna kendaraan, terutama ketika harus berpapasan di sejumlah titik maupun saat menghadapi tikungan dan tanjakan.
“Dulunya jalan kurang lebar, banyak tikungan tajam dan kondisi naik turun. Kondisi tersebut cukup menyulitkan pengendara, baik motor maupun mobil,” ujar Sumardiyono,senin 31/8/2026
Normalisasi jalur tersebut dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Kalurahan Girikarto dengan Jenderal Jhoni bersama tim lapangan. Dua alat berat dikerahkan untuk menangani sejumlah bagian jalur yang membutuhkan pelebaran dan penataan kontur. Pekerjaan yang berlangsung selama empat bulan itu diarahkan untuk membuat jalur wisata dari Legundi hingga Pantai Gesing menjadi lebih layak, aman, dan nyaman dilalui.
Bagi Pemerintah Kalurahan Girikarto, pembenahan tersebut bukan semata-mata menyangkut akses menuju objek wisata, tetapi juga berkaitan langsung dengan mobilitas warga. Jalur itu menjadi salah satu akses yang digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus menjadi lintasan wisatawan menuju kawasan pantai.

Sumardiyono menegaskan, pembangunan dan pembenahan infrastruktur jalan akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat apabila akses menuju kawasan wisata semakin mudah dan nyaman. Jalur Legundi–Pantai Gesing memiliki posisi strategis karena menghubungkan kawasan permukiman dengan destinasi wisata pesisir Gunungkidul.
Dengan kondisi jalan yang semakin tertata, akses wisatawan diharapkan tidak hanya mengarah ke Pantai Gesing, tetapi juga membuka konektivitas yang lebih baik menuju kawasan wisata pantai lainnya di Gunungkidul, termasuk arah Pantai Baron.
Pembenahan jalur juga diharapkan mampu meningkatkan rasa aman bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Jenderal Jhoni bersama Sumardiyono berharap hasil normalisasi tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya warga Girikarto dan pengguna jalur wisata Pantai Gesing.
“Selamat kepada seluruh pengguna jalan. Semoga jalur wisata ini semakin nyaman dilewati wisatawan maupun warga masyarakat dan memberikan manfaat bagi Gunungkidul secara keseluruhan,” ungkap Jenderal Jhoni bersama Sumardiyono.
Normalisasi jalur Legundi–Pantai Gesing kini memasuki tahap penyelesaian. Jika target pekerjaan 12 September 2026 tercapai, akses tersebut diharapkan menjadi salah satu penopang konektivitas wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan selatan Gunungkidul.
Editor: RHM/SMD








